Labuan Cermin Icon Wisata Kaltim
Oleh Admin2 menit baca5.970 dibaca

Sri Wahyuni
SAMARINDA
Kepala Dins Pariwisata Provinsi
Kaltim Sri Wahyuni mengatakan, Explore Borneo (Kaltim Fair 2021), menjadi salah satu momentum untuk
mempromosikan pariwisata Kaltim
dimasa pandemi Covid-19, meskipun
protokol kesehatan, tetapi berwisata aman bisa dilakukan di Kaltim, karena
beberapa industri pariwisata sudah menerapkan
CHSE atau Cleanliness
(Kebersihan) Health (Kesehatan) Safety (Keamanan) dan Environment (Ramah
Lingkungan).
Namun ketika berwisata aman, kata Sri Wahyuni, tentu tidak berarti hanya industrinya saja yang menerapkan CHSE, tatapi pengunjungnya juga harus tertib dan respek dengan penerapan CHSE itu sendiri, sehingga bisa aman dari penularan Covid-19.
“ Penyelenggaraan Explore Borneo ini, kita hadir khusus dengan Danau Labuan Cermin, dimana satu tahun terakhir ini, kita gebyar sebagai icon kita untuk tahun ini, sehingga orang bisa mengingat dan tahu bahwa Kaltim punya salah satu surga dari timur adalah Danau Labuan Cermin atau Danau Dua Rasa yang hanya ada 4 di dunia,” kata Sri Wahyuni disela acara Explore Borneo, yang digelar di Atrium Bigmall Samarinda mulai 15 sampai 19 Maret 2021.
Sri Wahyuni menambahkan, berdasarkan informasi dari kepala bidang pemasaran pariwisata Kaltim, sudah ada tour pelaku yang sudah datang ke Kaltim, oleh karena itu miskipun sudah di kenal, Danau Labuan Cermin harus tetap dipromosikan.
“Maka dari itu, dengan adanya Explore Borneo ini, menjadi ajang untuk mempromosikan obyek wisata Danau Labuan Cermin, yang terletak di Desa Biduk-Biduk, Kabupaten Berau. Dan ini menjadi tugas kita untuk sesering mungkin mempromosikan dan mengingatkan bahwa kita punya potensi wisata yang tidak kalah dengan potensi wiasata didaerah lainnya,” tandasnya.
Dalam pameran Explor Borneo ini, lanjut Sri Wahyuni, Dispar Kaltim mengambil bagian selaian mempromosikan Danau Labuan Cermin sebagai icon pintu gerbang pariwisata Kaltim, juga mengenalkan ekowisata bahari, ekowisata hutan dan buah, kuliner juga ada bagaimana caranya mendapatkan sertifikasi CHSE.
“ Apa yang kita lakukan ini, sebagai pintu masukknya, supaya bisa menjadi daya tarik pengunjung untuk datang ke stan kita melihat dari dekat, setelah itu pengunjung bisa exsplore, karena kita juga masih mengadakan pameran virtual 20 stan yang menyajikan semua informasi tentang pariwisata yang ada di Kaltim,”kata Sri Wahyuni.(mar/poskotakaltimnews.com)




