Sekolah Diizinkan Tatap Muka
Oleh Admin2 menit baca5.138 dibaca

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebeudayaan Provinsi Kaltom Anwar Sanusi
SAMARINDA-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebeudayaan Provinsi Kaltom Anwar Sanusi telah memberikan izin kepada sekolah untuk melakukan tatap muka proses belajar mengajar dengan ketentuan sekolah bersangkutan harus tetap mengutamakan protokol kesehatan Covid-19.
“Untuk tatap muka, kita sudah melakukan, khususnya untuk SMK karena siswanya harus melakukan ujian sekolah yaitu praktek disekolah, namun demikian protokol kesehatan tetap diutamakan, artinya dalam tatap muka tersebut para siswa bergantian, misalanya dalam pelaksanaan prakteknya 2 jam, maka dalam dalam praktek tersebut dilakukan secara bergantian, dua jam 10 siswa, kemudian 2 jam berikutnya 10 siswa sampai selesai, sehingga tidak terjadi kerumunan siswa,” kata Anwar Sanusi kepada Poskotakaltimnews.com usai menghadiri launching aplikasi Sistem Pelayanan Tugas Belajar dan Ijin Belajar (SIMPEL TIBEL), dan Deklarasi pemutihan status tugas belajar dan izin belajar bagi ASN, yang digelar secara online dan offline di Ruang Heart of Borneo Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (10/03/2021).
Tidak saja untuk SMK, lanjut Anwar Sanusi, namun untuk sekolah lainnya diizinkan, yang tentunya para guru-guru menyampaikan kepada Disdik, dengan harapak sekolah-sekolah yang sudah memulai melakukan tetap buka, harus tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19, artinya dalam proses belajar mengajar siswa harus bergantian masuk mengikuti tatap muka, tidak serantak maupun tidak menimbulkan kerumunan.
“Pelaksanaan proses belajar mengajar dengan tatap muka langsung, sudah kita izinkan, dengan syarat utama adalah betul-betul menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” tandasnya.
Anwar menambahkan dimasa pandemi Covid-19 yang saat ini penularannya masih terjadi khususnya di wilayah Kaltim, tentu diharapkan para guru disetiap sekolah tidak boleh menyerah tetapi harus semangat dan tetap produktif, dengan melakukan inovasi dalam proses belajar mengajar disekolah, baik melalui lurung (langsung) maupun daring.
“Kita harapkan
sekolah-sekolah yang melaksanakan tatap muka, harus harus benar-benar
menerapkan protokol kesehatan Covid-19, ini sangat penting untuk
diperhatikan dalam upaya memanimalisir bahkan memutus mata rantai
penyebaran Covid-19 di Kaltim,” pesan Anwar Sanusi (mar/poskotakaltimnews.com)



