Gubernur Hadiri Wisuda S1 STKPK Bina IKA, Wisudawan Menjadi Peloper Pembangunan
Oleh Admin1 menit baca6.082 dibaca

(H Isran Noor menghadiri wisuda Strata 1)
SAMARINDA- Gubernur Kaltim H Isran Noor menghadiri acara wisuda strata 1 (S1) angkatan ke-II tahun 2021, Sekolah Tinggi Kateketik Pastoral Katolik (STKPK) Bina Insan Keuskupan Agung Samarinda.
Atas nama Pemerintah Provinsi Kaltim Isran Noor mengucapkan selamat dan sukses kepada STKPK Bina Insan Keuskupan Agung Samarinda, dan kepada 34 wisudawan dan wisudawati telah berhasil menyelesaikan pendidikan studi S1nya.
" Kita bersyukur, hari ini telah diwisudanya 34 mahasiswa dari kampus ini. Diharapkan mereka yang telah diwisuda dapat memberikan manfaat besar bagi daerah, masyarakat, dan keluarga kata Isran Noor, dihadapan Dirjen Bimas Katolik Yohanes Bayu Samodro, Uskup Agung Samarinda, Mgr
Yustinus Harjosusanto, MSF. Para Pastor, ketua dan civitas akademika STKPK Bina Insan Keuskupan Agung Samarinda dan wisudawan serta undangan lainnyan, yang dilaksanakan di Kampus STKPK Bina Insan, Jalan WR Soepratman No.02 Kelurahan Bugis Samarinda, Senin (1/2/2021).
Isran menambahkan,arah dan kebijakan pembangunan Kaltim sudah sangat jelas, khususnya pembangunan SDM untuk menjawab tantangan masa depan yang diwujudkan dengan meningkatkan sektor pendidikan, khususnya di perguruan tinggi yang lebih baik, unggul, berkualitas dan punya daya saing global.
" Oleh karena itu, peran STKPK dan para sarjana yang dihasilkannya akan menjadi pelaku dan bagian pendidik agama katolik yang misioner, yang mempunyai pribadi yang memiliki sikap profesional, beriman, teguh, tanggap, tangguh, berbudi luhur yang dapat dipertanggungjawabkan kepada gereja dan masyarakat," paparnya.
Isran mengatakan, Pemprov Kaltim meyakini bahwa para lulusan dari kampus STKPK mampu bekerja dengan baik sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki. Terutama dalam pembinaan umat beragama khususnya umat Katolik di Kalimantan Timur.
" Saya berpesan kepada seluruh wisudawan dan wisudawati, jadilah sarjana penggerak dan pelopor di dalam masyarakat dan di dalam pembangunan di Kaltim. Tunjukkan kemampuan diri dan kompetensi, dalam pendidikan agama Katolik yang otentik dan konstektual serta pembinaan mental-spritual," pesan Isran Noor.(mar/poskotakaltimnews.com)



