Rabu, 28 Oktober 2026
Poskotakaltimnews.com

DPTPH Kaltim Inventarisir Kebutuhan Petani

Oleh Admin1 menit baca5.920 dibaca

DPTPH Kaltim Inventarisir Kebutuhan Petani
BagikanWhatsAppFacebookX

( Siti Farisyah Yana)

BENGALON - Disampaikan Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim Siti Farisyah Yana bahwa bantuan sarana produksi yang diberikan pemerintah hanya sebagai trigger (pemicu), sehingga setelah berproduksi dan panen.

"Termasuk menghasilkan budidaya, maka kegiatan tetap dilaksanakan secara berkelanjutan," ungkap Siti Farisyah Yana saat panen perdana Jagung, Semangka dan Cabai di lahan Kelompok Tani Mandiri Desa Budaya Kraitan Kecamatan Bengalon, Kutai Timur, Kamis (14/1/2021).

Hal ini disampaikan Yana, terkait permasalahan yang dialami Kelompok Tani Mandiri Desa Budaya Kraitan, Bengalon.

Untuk tahap awal lanjutnya, Dinas Pangan TPH akan melakukan inventarisir kebutuhan sesuai skala prioritas.

"Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Kutim. Juga, pihak swasta yang mungkin memiliki kegiatan CSR nya," jelas Yana.

Sebelumnya, Ketua Kelompok Tani Mandiri Darnoso mengungkapkan hingga saat ini kelompoknya masih menghadapi masalah lokasi lahan yang sering terjadi banjir sehingga tanaman menjadi rusak.

"Juga, infrastruktur jalan usaha tani kondisi masih tanah, mengakibatkan sulitnya transportasi untuk mengangkut hasil pertanian ke pasar," ujarnya.

Masalah lain, tambahnya, kelompok tani belum memiliki alat pemipil jagung, sehingga petani masih manual dalam pasca panennya.

"Dampaknya, pasca panen lambat dilakukan. Padahal, jagung pipil cepat diserap pasar dan memiliki nilai tambah tinggi," sebut Darnoso.

Panen Poktan Mandiri pertama ini untuk tanaman jagung 10 hektar, cabai 10 hektar dan semangka 3 hektar dari potensi lahan seluas 620 hektar.(mar/poskotakaltimnews.com)

BagikanWhatsAppFacebookX