Wagub: Pemenang Pilkada Harus Dihormati
Oleh Admin2 menit baca5.328 dibaca

(Hadi Mulyadi, Wagub Kaltim)
SAMARINDA- Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi mengatakan, penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota pada 9 daerah di Kaltim berjalan aman, lancar dan damai, dan siapapun yang terpilih harus dihormati karena itu merupakan hasil pilihan masyarakat.
“ Pemenang Pilkada harus kita dukung dan hormati karena itu merupakan hasil pilihan masyarakat, dan kita siap untuk bekerjasama untuk mambangun daerah,” kata Hadi Mulyadi kepada Poskotakaltimnews.com), usai menghadiri Peringatan hari jadi ke-61 tahun Kabupaten Paser , yang digelar di Halaman Kantor Bupati Paser, Rabu (29/12/2020).
Hadi Mulyadi mengatakan bahwa Pemilihan Umum (Pemilu) Pilkada pada 9 kabupaten/kota di Kaltim berlangsung aman dan lancar dan dami, walaupun diselenggearakan di tengah pandemi Covid-19, Bahkan antusiasme masyarakat sangat tinggi dalam memberikan hak suaranya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
“Oleh karena itu, kita berikan apresiasi kepada Pemerintah daerah bersama penyelenggara Pemilu Pilkada di daerah serta partisipasi stakeholders dan seluruh lapisan masyarakat, sehingga Pilkda serentak di Kaltim pada 9 Desember lalu berjalan aman, lancar dan damai, “tandasnya,
Pasca Pemilu Pilkada Serentak, Hadi Mulyadi mengajak kepada masyarakat Kaltim untuk tetap menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban, sehingga kabupaten/kota dan Provimnsi Kaltim tetap kondusif.
" Saya harapkan, kepada seluruh masyarakat diwilayah Kaltim, untuk terus menjaga dan memelihara ketertiban, dan keamaanan karena itu merupakan kunci utama dalam pelaksanaan berbagai program pembangunan,” ujarnya.
Hadi Mulyadi juga meminta kepada masyarakat untuk turut berperan aktif mengamankan daerah masing-masing dari tindakan-tindakan oknum yang tidak bertangungjawab yang menyebarkan berita bohong (hoax) yang dapat memecah persatuan dan kesatuan.
" Tetap terjaga serta terpeliharanya kondusifitas daerah merupakan tugas dan tanggungjawab pemerintah bersama aparat keamanan baik Polri maupun TNI. Namun, peran dan keterlibatan seluruh komponen masyarakat akan lebih baik," tandasnya.
Hadi Mulyadi mengakui terbentuknya beberapa forum dan paguyuban (organisasi kemasyarakatan/ormas) maupun kelompok dalam masyarakat tentunya dapat menjadi pemersatu dan menghindari terjadinya gesekan-gesekan yang memicu terjadinya konflik.
" Kekompakan masyarakat serta peran forum dan peguyuban yang ada di Kaltim, dapat mencegah secara dini dan menyelesaikan permasalahan dalam masyarakat, termasuk tokoh agama maupun tokoh masyarakat/tokoh adat sangat berperan dalam menyelesaikan masalah konflik di daerah," kata Hadi Mulyadi .(mar/poskotakaltimnews.com)



