Sikapi Bangunan Mangkrak, Pemkab dan Unikarta Saling Lempar
Oleh Admin1 menit baca5.690 dibaca
.jpg)
TENGARONG, Sudah Beberapa tahun bangunan yang diperuntukan bagi Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kukar, tak kujung dimanfaatkan, bahkan kondisi bangunan sampai sekarang mangkrak. Saking lamanya tak disentuh,kondisi bangunan ditumbuhi semak belukar.
Keprihatinan atas asset negara tersebut nampaknya tak menjadi perhatian khusus semua pihak yang berkepentingan, Unikarta sebagai perguruan tinggi yang akan mempergunakan bangunan tersebut sepertinya “emoh” mengurusi permasalah itu, dengan alasan hal itu bukan kewenangan Unikarta.
Padahal, dana untuk bangun Unikarta miliaran rupiah yang bersumber dari dana rakyat, APBD Kutai Kartanegara.
“Itu ranah Pemda, kami Unikarta tidak punya kewenangan untuk itu,” kata Dr Sabran, Rektor Unikarta kepada media ini kemarin.
Pihaknya berharap banyak itu bisa di bantu oleh Pemkab Kukar, apakah nanti pengerjaan segera diselesaikan dan dihibahkan ke YKK (Yayasan Kutai Kartanegara selaku pengelola Unikarta.
Selain itu, Sabran juga meminta aset Universitas Kutai Kartanegara yang berada di Jalan Gunung Kombeng, Kecamatan Tenggarong bisa segera di hibagkana ke Yayasan Kutai Kartanegara.
"Permintaan tersebut agar Unikarta bisa berkembang lebih maju, membuka program study baru, Mengembangkan Aset serta juga membuka area bisnis, sehingga ia barharap banyak supaya pemerintah daerah bisa menyerahka lahan yang berada di Gunung Gombeng dan sama seperti pembanguan yang berada di Tenggarong seberang." Katanya
Sementara Pemerintah Kukar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kukar mengakui bahwa dulu proses pembangunan Unikarta di Tenggarong Seberang adalah dari Disdik Kukar.
“Tetapi domain pengelolaanya itu bukan Disdik, apalagi kewenangan dalam
pengelolaan perguruan tinggi sekarang ini langsung Dirjen Dikti, sehingga kami
tak bisa mencampuri. Alangkah baiknya juga YKK berinisitif menelusuri itu, kami
Disdik siap untuk melakukan pertemuan untuk membahas masalah itu,” ungkap
Hifsi.(awi/dra-poskotakaltimnews.com)



