Pengadaan Air Bersih di KEK MBTK,Gubernur dan PPAR Tandatangani Kesepakatan
Oleh Admin2 menit baca4.992 dibaca

(Penandatangan kesepakatan bersama tentang penyediaan air bersih niaga kawasan ekonomi maloy)
SAMARINDA- Gubernur Kaltim H Isran Noor dan Direktur Utama PT Prisma Pusaka Artha Raya (PPAR) Aulia Roza Putera, menandatangani kesepakatan bersama tentang kerjasama penyediaan air bersih industri/niaga di Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK) di kabupaten Kutai Timur.
Isran Noor mengatakan kerja sama ini bertujuan untuk mengantisipasi ketersediaan air di masa yang akan datang sebab proyeksi kebutuhan air bersih untuk melayani para pengusaha-pengusaha yang berinvestasi di KEK MBTK di Kabupaten Kutai Timur,
“ Kita harapkan dengan adanya kerjasama dengan PT PPAR ini dalam penyediaan air bersih di KEK MBTK, tentu menjadi nilai tambah bagi kawasan tersebut, sehingga menambah sarana dan prasarana KEK MBTK,” kata Isran Noor, usai melakukan penandatanganan , yang digelar di Ruang Rapat Tepian 1 Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (16/12/2020).
Isran Noor menambahkan, salah satu prasarana dasar untuk membangun sebuah kawasan, apakah itu kawasan industri maupun kawasan pemukiman dan lain sebagainya salah satunya adalah tersediahnya air bersih , disamping sarana lainnya seperti pembangunan infrastruktur jalan, energi listrik .
“ PPAR merupakan perusahaan yang ingin berinvestasi dibidang pengadaan air bersih di KEK MBTK, dan diharapkan kapasitasnya jangan kecil-kecil tetapi harus besar , sehingga dapat memenuhi semua kebutuhan air bersih di kawasan tersebut,” pinta Isran Noor.
Direktur Utama PPAR Aulia Roza Putera mengatakan kerjasama dengan Pemprov Kaltim merupakan kerjasama yang pertama, untuk penyedian air bersih PPAR akan bekerjasama dengan pengelola KEK MBTK, untuk kapasitas yang sudah terbangun sekarang ini sekitar 250 liter perdetik. Dan akan disusuaikan dengan pendistribusian sebesar 250 liter perdetik, nantinya ada kebutuhan paling kurang 450 liter perdetik, jadi ada tambahan lagi sekitar 200 liter perdetik.
“ Untuk pengguna air bersih, semuanya tenant yang ada MBTK, jadi semua tenant akan menjadi pelanggan nantinya, dan selama ini PPAR banyak beropersi di kawasan-kawasan indutri termasuk MBTK yang menjadi peluang untuk dikembangkan kedepan,” kata Aulia Roza Putera.
Tampak hadir Asisten perekonomian dan Pembangunan Pemkab Kutim, Kepala Dinas PU, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat Kaltim, Kepala Biro Infrastruktur dan SDA Setdaprov Kaltim, Kepala Biro Humas Setdaprov Kaltim, jajaran Direksi PT PPAR serta undangan lainnya.(mar/poskotakaltimnews.com)



