Anggota Komisi Informasi Kaltim Diharapkan Aktif Perangi Berita Hoax
Oleh Admin2 menit baca4.952 dibaca

(Foto bersama usai acara pelantikan)
SAMARINDA- Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi mengatakan dilantiknya anggota Komisi Informasi Kaltim nantinya dapat mengemban amanah yang diberikan, khususnya dapat berperan aktif dalam memerangi berita hoax yang dapat meresahkan masyarakat.
" Kepada 5 anggota KI Kaltim yang telah dilantik, saya harapkan bisa bekerja semaksimal mungkin membangun Kaltim sesuai dengan tugas dan fungsinya, termasuk memerangi berita hoax yang berkembang di tengah masyarakat," tegas Hadi Mulyadi kepada tim Publikasi Humasprov Kaltim, usai melantik anggota KI Kaltim, di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu (7/11/2020).
Hadi Mulyadi mengharapkan, kehadiran Komisi Informasi dan kerjasama dengan seluruh stakeholder termasuk masyarakat untuk aktif memerangi berita hoax yang tidak menguntungkan bagi semuanya.
" Kesadaran itu penting dengan mengolah informasi itu sebaik mungkin, jadi jangan cepat-cepat sher tanpa ada analisa yang cukup, baik berita dalam negeri dan luar negeri, apalagi berita-berita yang sifatnya personal itu tidak baik," pesannya.
Terkait dengan berita-berita hoax yang berkembang d tengah masyarakat, Hadi Mulyadi mengharapkan agar masyarakat harus pintar membaca, menyeleksi berita yang diterima dengan baik sehingga tidak mudah terpengaruh.
" Dengan menyeleksinya, sehingga tidak mudah percaya, dan tidak cepat mensher terhadap berita-berita hoax tersebut," pesan Hadi Mulyadi.
Anggota KI Kaltim M.Khaidir mengatakan siap mengabdikan diri untuk empat tahun kedepan, dimana tugas dan fungsi KI harus bekerja maksimal khususnya dalam menindak lanjuti sengketa-sengketa menjadi komitmen untuk menyelesaikannya.
" Kemudian Tufoksi tim monitoring dan evaluasi tentang keterbukaan informasi publik, membuat petuntuk teknis dan pelaksanaan tentang layanan informasi publik itu akan tetap akan kita laksanakan sesuai dengam tufoksi yang ada," tandasnya.
Untuk pembentukan Ketua KI Kaltim, lanjut Khaidir akan di rembukkan bersama dengan angggota KI, paling lambat antara Hari Senin dan Selesa mendatang sudah dilakukan.
" Karena agenda utama yang akan dilaksanakan setelah pelantikan adalah Monev tentang keterbukaan, sehingga harus cepat dibentuk oposisi dan cepat pula kita bekerja. Inysa Allah paling lambat Selasa sudah terpilih siapa Ketua KI Kaltim," kata Khaidir.(mar/poskotakaltimnews.com)



