OPD di Kaltim Diminta Secepatnya Selesaikan Program Kerja
Oleh Admin2 menit baca5.310 dibaca

(Isran Noor saat pimpin rapim evaluasi percepatan penyerapan anggaran)
SAMARINDA-Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor meminta seluruh kepala lembaga, organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkup Pemprov Kaltim termasuk bupati/walikota se Kaltim, untuk segera menindaklanjuti dan menyelesaiakan semua kegiatan yang telah diprogram sebelumnya.
“Sekarang ini sudah bulan November, mungkin ini rapat terakhir, jadi kegiatan program-program dimasing-masing OPD yang belum belum selesai, kiranya bisa secepatnya diselesaikan,” tegas Isran Noor saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Tim Evaluasi Percepatan Penyerapan Anggaran (TEPRA) Kaltim tahun 2020 di Ruang Heart of Borneo Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (05/11/2020).
Isran Noor mengatakan berdasarkan laporan Ketua Teppra Kaltim HM .Aswin masih ada OPD yang baru siap-siap tender atau lelang . Oleh karena waktunya sudah sangat mepet, maka OPD yang bersangkutan tidak usah dilanjutkan, apalagi lelang atau tender yang sifatnya fisik, tidak usah dilanjutkan.
“Walaupun demikian, kita bersyukur dan berbahagia bahwa kita juga sampai sekarang ini dengan capaian penyerapan anggaran sudah diatas rata-rata nasional, karena kondisi kita bisa dipahami disebabkan oleh permasalahan-permasalahan intgernal maupun eksternal, kemudian permasalahan perubahan rekofusing anggaran karena pengaruh pandemi Covid-19. Untuk diperlukan langkah-langkah sepaya percepatan realisasi penyerapan anggaran,” paparnya.
Isran Noor berharap kepada seluruh pimpinan OPD maupun lembaga-lembaga yang memiliki tanggungjawab dalam melaksanakan program, untuk secepatnya menyelesaikannya secara bersama-sama.
“Yang paling penting menurut saya, para pimpinan OPD dan lembaga memiliki sebuah terobosan maupun kreasitivitas untuk mencari jalan keluar dalam menyelesaikan tugas dan tanggungjawab yang dimiliki, sehingga permasalah atau kendala yang dihadapi jangan dibiarkan begitu saja, tetapi harus dicari jalan keluarnya ,”pinta Isran Noor.
Sebelumnya, Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Timur Prof. Dr. Ir. H. Aswin, MM sebagai Ketua TEPPRA Kaltim menyampaikan laporan dalam paparannya terkait kondisi pelaporan realisasi diseluruh OPD di lingkup Pemprov Kaltim. Kemudian disampaikan pula kondisi penyerapan anggaran Provinsi Kaltim sampai dengan per 31 Oktober 2020.
Aswin juga memaparkan belanja APBD Provinsi Kaltim 2020 dan realisasanya per 31 Oktober 2020. Tingkat penyerapan anggaran OPD per 31 Oktober 2020. Kondisi paket umum, startegis dan non strategis per 31 Oktober 2020, Kondisi paket perhatian khusus per 31 Oktober 2020, teramsuk prioritas Gubernur Kaltim dalam RPJMD Kaltim 2019-2025 bulan Oktober 2020.
“Tingkat penyerapan Anggaran OPD per 31 Oktober 2020. 61,01 persen sampai 100 persen sudah dilaksanakan 14 OPD, kemudian 56,10 persen sampai 61 persen ada 13 OPD. 51, 01 persen sampai 61 persen ada 8 OPD. Dan 0-51 persen ada 11 OPD,” kata Aswin.
Tampak hadir Sekprov Kaltim HM Sa’bani, Asisten Administarsi Umum Setdaprov Kaltim H Fathul Halim, Kepala BPKAD Kaltim M Sa’duddin, Karo Atbang Kaltim Fadjar Djojoadikusumo, Plt Inspektorat Kaltim Muhammad Kurniawan, serta dihadiri seluruh OPD dilingkup kaltim secara virtual. (mar/poskotakaltimnews.com)




