Mengembangkan Industri Pariwisata, Sri Wahyuni: Paling Penting Pelayanannya
Oleh Admin1 menit baca6.431 dibaca

(Sri Wahyuni, Kepala Pariwisata Kaltim)
SAMARINDA- Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim Sri Wahyuni menegaskan, dalam pengembangan pariwisata, yang paling penting adalah pelayanannya, karena yang dijual itu adalah jasa perlayanan (service ), karena sebagus apapun destinasinya, kalau jasa pelayanannya tidak dilakukan dengan baik, itu membuat daya saingnya berkurang.
Sri Wahyuni mencontohkan Sungai Mekong di Vietnam itu jauah lebih bagus Sungai Mahakam maupun sungai di China maupun di negara Thailand.
“ Permasalahannya adalah mereka lebih bagus didalam membuat standar pelayanan wisatanya, kalau sungainya mungkin lebih bagus sungai kita (Mahakam), tetapi pelayanannya kepada wisatawan, yang membuat wisatawan terkenang dan senang untuk kembali, dan ini menjadi pekerjaan rumah kita,” kata Sri Wahyuni, belum lama ini.
Untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata, lanjut Sri Wahyuni salah satu yang dilakukan adalah bagaimana pramuwisata (guide) itu bisa ditingkatkan kapasitasnya, karena dia menjadi orang terdepan yang berinteraksi dengan wisatawan.
“ Karena dialah wisatawan bisa tergerak untuk datang kembali merekomendasikan orang untuk datang ke destinasi wisata kita,” tandasnya.
Sri Wahyuni mengharapkan melalui pelatihan pramuwisata madya dan uji sertifikasi kompetensi tahun 2020 yang telah dilaksanakan, para pramusata dapat terus meningkatkan kapasitasnya, baik pendekatan dan memberlakukan serta memberikan pelayanan yang terbaik kepada wisatawan.
“ Sehingga dengan pelatihan tersebut, kita punya pramuwisata yang memiliki standarisasi dan kompetensi yang diharapkan, sehingga dapat berdapak pada daya saing dan wisatapun merasa nyaman, karena pramuwisata yang membawa atau mendampingi dia, adalah mereka (guide) yang sudah memiliki standar kompetensi,” papar Sri Wahyuni.(mar/poskotakaltimnews.com)





