DPTPH Kaltim Dukung Program Pemerintah Pusat
Oleh Admin2 menit baca5.108 dibaca

(Sosialisasi peningkatan produksi dan produktivitas pertanian dalam mendukung katahanan pangan wilayah dan nasional)
SAMARINDA– Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura (DPTPH) Provinsi Kaltim sangat mendukung program mencapai swasembada pangan. Kementerian Pertanian meningkatkan kerjasama Tentara Nasional Indonesia untuk mengawal peningkatan produksi komoditas pertanian.
Plt Kepala DPTPH Kaltim H Dadang Sudarya menegaskan pembangunan pertanian tidak hanya ditujukan untuk upaya-upaya meningkatkan produksi. Program strategis yang harus diupayakan adalah meningkatkan daya saing produk-produk hasil pertanian.
"Daya saing produk hasil pertanian harus diarahkan lebih bernilai tinggi dan memberikan sumbangan besar dalam upaya ketahanan pangan nasional,” kata Dadang Sudarya usai mensosialisasikan upaya DPTPH dalam peningkatan produksi dan produktivitas pertanian dalam mendukung katahanan pangan wilayah dan nasional, yang digelar di Markas Batalyon Infanteri (Yonif) 611/Awang Long Loa Janan, Senin (08/09/2020).
Dadang menambahkan, Pemprov Kaltim melalui DPTPH terus berkomitmen untuk tetap meningkatkan produksi padi di daerah dengan cara mekanisasi seperti peningkatan cetak sawah, optimalisasi lahan dan meningkatkan produktivitas tanaman tersebut.
" Melalui optimalisasi lahan yang ada didaerah dan mekanisasi pertanian, kita harapkan produksi padi di wilayah Kaltim bisa terus meningkat, sehingga upaya dalam mewujudkan swasembada pangan di Kaltiim dapat terealisasi,” tandasnya.
Menurut Dadang , berbagai upaya dilaksanakan untuk mewujudkan swasembada beras Kaltim dilakukan dengan perbaikan prasarana pengairan. Diantaranya, pembangunan bandungan serta kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi, pipanisasi, pembangunan pintu-pintu air dan pompanisasi.
" Selain itu, kita juga terus melakukan peningkatan sumber daya manusia (SDM) para pemuda petani, dengan memberikan berbagai pelatihan dan keterampilan dalam upaya peningkatan produksi padi di seluruh wilayah Kaltim," tandasnya.
Selain pembukaan lahan pertanian, lanjut Dadang , Dinas PTPH juga mengembangan padi ladang dalam upaya pemenuhan kebutuhan beras di Kaltim, oleh karena itu perlu inovasi dan kreasi bagaimana agar kekurangan tersebut bisa dimanimalisir.
" Sekarang ini, kita juga melaksankan program upsus (upaya khusus) untuk pengembangan padi jagung dan kedelai, singkong, jadi tidak hanya fokus dalam peningkatan produsi padi baik padi sawa maupun padi ladang, tetapi juga komoditas lainnya," tandasnya.
Dadang mengatakan, untuk mencapai swasembada beras ini diperlukan kerjasama bebagai pihak, bukan tanggungjawab Dinas Pertanian semata termasuk partisipasi masyarakat untuk mengurangi konsumsi nasi dan menggantinya (konversi) dengan bahan pangan lainnya.(mar/poskotakaltimnews.com)



