Dinas PTPH Komit Tingkatkan Produksi Padi Dadang: MingguI Ini Panen di Desa Sebuntal
Oleh Admin2 menit baca5.215 dibaca

(Tanaman padi, )
SAMARINDA- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura (PTPH) Provinsi Kaltim Ir. Dadang Sudarya mengatakan, Pemprov Kaltim melalui PTPH terus berkomitmen terus meningkatkan produksi padi di daerah dengan cara mekanisasi seperti peningkatan cetak sawah, optimalisasi lahan dan meningkatkan produktivitas.
" Melalui optimalisasi lahan yang ada didaerah dan mekanisasi pertanian, kita harapkan produksi padi di wilayah Kaltim bisa terus meningkat. Dan minggu ini kita akan panen padi di Desa Sebuntal Kecamatan Marang Kayu Kabupaten Kutai Kartanegara, dan di Kabupaten PPU, ” kata Dadang Sudarya, Kamis (14/5/2020).
Ditambahkan lahan pertanian di Desa Sebuntal seluas 500 hektar yang merupakan lahan padi eksisting, dan kegiatan tahun 2020 ini juga ada pembuatan bendungan dalam rangka optimalisasi lahan rawa seluas 300 hektar.
“ Selain penen padi, dalam kesempatan tersebut juga akan dilakukan penanaman padi, sebagai upaya untuk mewujudkan swasembada beras Kaltim, dengan melakukan perbaikan prasarana pengairan. Diantaranya, pembangunan bandungan serta kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan pintu-pintu air dan pompanisasi pada daerah pertanian di daerah,” tandas Dadang Sudarya.
Selain pembukaan lahan pertanian, lanjut Dadang Sudarya Dinas PTPH juga mengembangan padi ladang dalam upaya pemenuhan kebutuhan beras di Kaltim, termasuk melaksankan program Upsus (upaya khusus) untuk pengembangan padi jagung dan kedelai, jadi tidak hanya fokus dalam peningkatan produsi padi baik padi sawa maupun padi ladang, tetapi juga komoditas lainnya.
" Selain itu, kita juga terus melakukan peningkatan sumber daya manusia para pemuda, dengan memberikan berbagai pelatihan dan keterampilan dalam upaya peningkatan produksi padi di seluruh wilayah Kaltim," tandasnya.
Dadang Sudarya, menjelaskan perkiraan tanam tahun 2019/2020 diseluruh wilayah Kaltim mulai bulan Oktober seluas 11,00.6 hektar, Nopember seluas 10,455.4 hektar , Desember seluas 18,228.2 hektar. Dan pada bulan Januari seluas 9,471.6 hektar, kemudian Bulan Februari seluas 3,923.7 hektar dan bulan Maret seluas 2,845.8 hektar. Sehingga luas secara keseluruhan 55,925.3 hektar.
“ Sementara perkiraan panen tahun 2020 di seluruh kabupaten/kota pada bulan Maret seluas 22,360.1 hektar, April seluas 13,507.5 hektar, bulan Mei seluas 6,390.0 hektar dan bulan Juni 3,171.6 sehingga total lahan panen pada bulan Maret-Juni seluas 42,257.6 hektar. Sementara perkiraan produksi padi tahun 2020 diseluruh kabupaten/kota pada bulan Maret sebanyak 79,979.3 ton, bulan April sebanyak 47,592.7 ton. Bulan Mei sebanyak 23,053.3 ton dan bulan Juni sebanyak 11,421.2 ton. Total produksi padi mulai bulan Maret-Juni diperkirakan 162,046.5 ton,” papar Dadang Sudarya.(mar)



