Gubernur : Dampak Covid-19 Orang Miskin Baru Miningkat
Oleh Admin2 menit baca5.378 dibaca

(Penyerahan bantuan APD medis dan Sembako dari PT.MHU dan MMSGI kepada Pemprov Kaltim)
SAMARINDA-Gubernur
Kaltim H Isran Noor mengakui dampak dari pandemi Coronavirus
Disease 2019 (Covid-19) yang melanda dunia, Indonesia dan khususnya
Kaltim, dampaknya banyak masyarakat kehilangan mata pencaharian sebagai
dampak dari kebijakan mencegah penyebaran virus tersebut. Akibatnya jumlah
orang miskin di Kaltim bertambah.
“ Data-data yang resmi, baik yang ada di Dinas Sosial maupun BPS jumlah orang miskin baru bertambah, akibat terdampak Covid-19 , dan penambahannya bisa mencapai 100 persen dari jumlah data yang ada. Sekarang ini orang yang berjualan sangat sepi, kalaupun ada dapat penghasilan hari ini, hari ini juga habis. Oleh karena itu diminta perhatian pemerintah daerah agar dilakukan pendataan terhadap warga yang mempunyai warung kecil untuk segera dibantu,” pinta Isran Noor pada acara penyerahan bantuan APD medis dan Sembako dari PT.MHU dan MMSGI kepada Pemprov Kaltim, yang digelar di teras Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (12/5/2020).
Isran Noor mangakui dampak Covid-19 sangat luar biasa, terhadap kehidupan sosial dan ekonomi, belum lagi adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan pekerja dirumahkan yang jumlahnya terus meningkat, maka jumlah penduduk miskin baru akan bertambah. Oleh karena itu, diperlukan kerjasama dan sinergitas serta gotong- royong dari semua pihak untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.
“ Sekecil apapun bantuan yang diberikan, baik itu APD maupun dalam bentuk Sembako, tentu sangat besar manfaatnya bagi yang membutuhakan khususnya bantuan Sembako bagi masyarakat yang terdampak Covid-19,” tandas Isran.
Isran menambahkan, dalam penanganan Pandemi Covid-19 termasuk dampaknya terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, tentu bukan semata tanggung jawab pemerintah, tetapi diharapkan ada dukungan dan partisipasi dari seluruh stakeholders, termasuk perusahan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kaltim.
“ Seperti yang dilakukan PT Multi Harapan Utama (MHU) dan MMS Group Indonesia, yang menyarahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) medis dan Sembako senilai Rp 5 miliar melalui program “ MHU-MMSGI Beraksi Untuk Negeri” dan bantuan yang diberikan ini sangat besar menfaatnya bagi para medis di rumah sakit rujukan yang menangani Covid-19, termasuk bantuan sembako bagi masyarakat yang terdampak Covid-19,” papar Isran Noor.(mar)



