Antisipasi Lonjokan Pasien Covid-19, Daerah Sudah Mempersiapkan Tempat Karantina
Oleh Admin2 menit baca5.251 dibaca

(Hadi Mulyadi)
SAMARINDA- Dalam upaya mengantisipasi lonjakan pasien kasus Coronavirus Disease (Covid-19) khususnya yang masuk dalam Pasien Dalam Pengawasan (PDP), masing-masing daerah kabupaten kota telah mempersiapkan tempat isolasi atau karantina .
Penengasan itu disampaikan langsung Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi bersama saat melakukan Video Conference (Vicon) dengan Ketua dan Anggota DPRD Kaltim, di Ruang Hard Of Borneo, Kantor Gubernur Kaltim, Senin (6/4/2020).
Wagub Hadi Mulyadi mengatakan dalam mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, kabupaten kota telah mempersiapkan tempat isolasi ataupun Karantina bagi pasien yang terpapar Covid-19, seperti Kota Samarinda telah mempersiapkan 370 tempat tidur yang terdiri dari Gedung Bapelkes 80 tempat tidur, Gedung Bapeltan 90 tempat tidur dan Kantor BPSDM Kaltim dengan kaspasitas 200 tempat tidur.
Kemudian Kota Balikpapan mempersiapkan Sylva lestari Quest House, Astra Hotel 30 tempat , dan Asrama Haji Batakan kurang lebih 450 tempat tidur. Kota Bontang juga sudah mempersiapkan Stadion Taman Prestasi dan Rusunawa Guntung dengan kapasitas 90 kamar.
“ Kabupaten Kutai Kartanegara juga sudah melakukan pendataan dan mempersiapkan beberapa tempat karantina, seperti Wisma Atlet dengan kapasitas 125 tempat tidur, Hotel Grand Elty Singgasana 108 tempat tidur, Hotel Lessong Batu 33 tempat tidur dan Hotel Grand Yuda 125 tempat tidur ,” kata Hadi Mulyadi.
Kumudian, lanjut Hadi Mulyadi, Kabupaten PPU mempersiapkan Wisma PKK, Berau akan menggunakan Eks Hotel Santika. Kutai Barat akan menggunakan Rumas Sakit D Pratama, Kabupaten Kutai Timur Gedung Diklat dengan kapasitas 80 tempat tidur serta Kabupaten Mahakam Ulu mempersiapkan Mess Karyawan sebanyak 6 unit rumah, sementara kabupaten paser laporannya belum masuk.
“ Dari 10 Kabupaten/kota, Alhamdulillah semua sudah mempersiapkan tempat karantina , namun demikian kita tidak berharap tempat-tempat karantina tersebut terpakai, dalam pengertian musibah kasus Covisd-19 di Kaltim masih bisa kita atasi, oleh karena itu diharapkan kepada seluruh masyarakat Kaltim bisa mematuhi peraturan pemerintah, dengan meningkatkan pysical distansing, menjaga pola hidup sehat dan selalu mencuci tangan sebagai uapaya memutus rantai penularan Covid-19 di Benua Etam,” pesan Hadi Mulyadi.
Rapat penanganangan Covid-19 melalui Vidoe Conferernce, di pimpin Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK didampingi wakil dan serta anggota DPRD Kaltim, Gubernur Kaltim H Isran Noor, Plt Sekprov Kaltim Muhammad Sa’bani, para asisten dan Kepala Dinas dan biro dilingkungan Pemprov Kaltim, kepala Dinas Kesehatan Kaltim Andi Muhammad Ishak, serta direktur rumah sakit kabupaten kota. (mar)



