Jaga Kebersihan Lingkungan Antisipasi Penyebaran DBD
Oleh Admin1 menit baca5.297 dibaca

(Andi M Ishak)
SAMARINDA- Penyakit demam berdarah dengue (DBD) mulai menerjang beberapa wilayah Kaltim, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Andi M Ishak menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat dan dinas harus bahu membahu untuk memberantas peredaran nyamuk Aedes Aegypti.
Menurut dia, tidak hanya DBD, TBC maupun Covid-19, tetapi semua penyakit sudah dilakukan langkah-langkah antisipasi yang seharausnya dilakukan , termasuk mengkoordinasikan dan mengintruksikan kepada dinas kesehatan baik provinsi maupun kabupaten/kota.
“Apalagi musim penghujan sekarang ini, biasanya kecendrungan peningkatan kasus DBD , oleh karena kita menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bisa disiplin dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungannya masing-masing , terutama jangan sampai ada genangan air yang bisa menjadi perkembangan biakan nyamuk Aedes Aegypti yang menyebabkan penyakit DBD,” pesan Andi M Ishak, di Kantor Gubernur Kaltim Senin (23/3/2020.
Terkait kasus DBD yang sudah berulang setiap tahun, Andi mengharapkan masyarakat sadar bagaimana dalam melakukan antisipasi, dengan selalu menjaga kebersihan lingkungan, dan kesedaran itu harus dibangun bersama , sehingga perkembangan biakan ataupun penyebaran nyamuk Aedes Aegypti bisa dihentikan.
“Kami juga berusaha bagaimana bisa menyiapkan sarana pelayanan yang memungkinkan untuk bisa menampung para pasien DBD, tapi dalam keadaan tertentu, kepada masyarakat juga bisa memaklumi keterbatasan sarana pelayanan yang ada.Oleh karena itu, kiranya masyarakat juga bisa sadar dan membantu dalam membersihkan lingkungan masing-masing, jangan sampai ada genanangan air, termasuk memantau jentik nyamuk di rumah masing-masing,” tandasnya.
Andi mengakui, penanganan DBD sesungguhnya bisa dilakukan dengan banyak cara. Mulai dari Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), dan kegiatan 3 M yaitu Menguras, Membersihkan dan Menimbun bahan-bahan yang bisa menampung air.
“Dengan adanya kesadaran dari masyarakat dalam membersihkan lingkungannya tentu kita harapkan dapat memanimalisir penyebaran kasus DBD,” kata Andi M Ishak.(mar)



