DPTPH Bertekad Wujudkan Kemandirian dan Ketahanan Pangan
Oleh Admin2 menit baca5.236 dibaca

(Dadang Sudarya)
SAMARINDA–Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura (DPTPH) Provinsi Kaltim Dadang Sudarya mengungkapkan kemandirian dan kedaulatan pangan menjadi target dan prioritas Pemprov Kaltim ke depan. Untuk mewujudkan hal itu, Pemprov sudah memiliki tekad agar Kaltim mengembangkan dan menjadikan sektor pertanian dalam arti luas sebagai program prioritas pembangunan.
Dikatakan, DPTPH Kaltim tetap bertekad untuk mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan, dengan tetap meningkatkan produksi optimalisasi dan intensifikasi lahan yang ada termasuk pengembangan lahan, dan tidak kala penting adalah membangun iringasi seperti yang ada di Kecamatan Marang Kayu di Kabupaten Kutai Kartanegara.
" Melalui optimalisasi lahan yang ada didaerah dan mekanisasi pertanian, kita harapkan produksi padi di wilayah Kaltim bisa terus meningkat, sehingga kita bisa mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan di Kaltim,” kata Dadang Sudarya, belum lama ini.
Menurut Dadang , berbagai upaya dilaksanakan untuk mewujudkan swasembada beras Kaltim dilakukan dengan perbaikan prasarana pengairan. Diantaranya, pembangunan bandungan serta kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi, pipanisasi, pembangunan pintu-pintu air dan pompanisasi.
" Selain itu, kita juga terus melakukan peningkatan sumber daya manusia (SDM) para pemuda petani, dengan memberikan berbagai pelatihan dan keterampilan dalam upaya peningkatan produksi padi di seluruh wilayah Kaltim," tandasnya.
Selain pembukaan lahan pertanian, lanjut Dadang, Dinas PTPH juga mengembangan padi ladang dalam upaya pemenuhan kebutuhan beras di Kaltim, oleh karena itu perlu inovasi dan kreasi bagaimana agar kekurangan tersebut bisa dimanimalisir.
" Sekarang ini, kita juga melaksankan program upsus (upaya khusus) untuk pengembangan padi jagung dan kedelai, jadi tidak hanya fokus dalam peningkatan produsi padi baik padi sawa maupun padi ladang, tetapi juga komoditas lainnya," tandasnya.
Dadang juga mengharapkan kesadaran dan dukungan perusahaan pertambangan maupun perkebunan serta kehutanan dapat membantu dalam peningkatan produksi padi, jagung, kedelai maupun komoditas lainnya.
" Program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan juga sangat penting untuk menunjang kegiatan pertanian Kaltim, dimana peran dan dukungan pihak swasta (perusahaan) sangat besar terutama dalam upaya bersama terwujudnya swasembada beras di Kaltim," kata Dadang Sudarya .(mar)



