Faisal : Proyek Pembangunan Estetitka Kampung Selambai Dinilai Lamban
Oleh Admin1 menit baca5.695 dibaca

(Anggota komisi 3 DPRD,
Faisal )
Bontang, Anggota Komisi III DPRD Kota Bontang, Faisal menyesalkan, pembangunan proyek penataan lingkungan di kampung Selambai, Kecamatan Bontang Utara, senilai kurang lebih Rp. 20 Miliar itu terkesan lamban.
Saat dimintai komentarnya pada Selasa, 02/03 Faisal mengatakan, progres pekerjaan tersebut terkesan lamban, karena seharusnya proyek tersebut dimulai sejak Oktober 2019 dan berakhir pada Agustus 2020 mendatang sedangkan progres pekerjaan belum melewati 50 persen pekerjaan.
"Seharusnya proyek ini sudah finising lah sedangkan fakta yang ada di lapangan saat ini baru terlihat pemotongan jembatan dan pengerukan di bawah jembatan, sementara material seperti tiang pancang sendiri pun belum ada,"tegas politisi NasDem ini
Faisal mengatakan, dari nformasi yang telah diterimanya dari pihak Perumahan,Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkim) Kota Bontang pengiriman material tersebut masih terkendala dengan otoritas pelabuhan setempat belum memberi izin pelayaran lintas Pulau ( Provinsi Jawa-Kalimantan).
"Berdasarkan keterangan yang saya dapatkan material tersebut masih menumpuk di Pelabuhan, namun karena faktor cuaca yang ekstrim, material tersebut belum dapat dikirim via Surabaya," ujar Faisal menenrangkan.
Sementara itu, Kepala Seksi OPD Perkim, Rina Nurhayati, saat dikonfirmasi mengatakan, saat ini bahan material memang sempat terhambat dalam pengiriman ke Kaltim. Namun saat ini material tersebut sudah berada di Penajam Pasir Utara (PPU) tinggal menunggu pengiriman ke sini (Bontang)
"Semula memang material itu menumpuk di Surabaya, karena otoritas pelabuhan belum mengeluarkan izin, karena faktor cuaca yang ekstrim, namun saat ini posisi keberadaan matarial tersebut sudah berada di PPU jadi tinggal menunggu saja pengiriman kemari,"Ujarnya. wan/adv




