Rabu, 28 Oktober 2026
Poskotakaltimnews.com

Otoritas Bandara Wilayah VII Hidupkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Kreativitas dan Kepedulian

Oleh Admin2 menit baca8 dibaca

Otoritas Bandara Wilayah VII Hidupkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Kreativitas dan Kepedulian
BagikanWhatsAppFacebookX

BERAU, POSKOTAKALTIMNEWS : Semangat Sumpah Pemuda tidak cukup hanya dikenang melalui upacara. Nilai persatuan harus diwujudkan dalam karya, kolaborasi, dan kepedulian nyata. Pesan ini disampaikan pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di lingkungan Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Balikpapan, Rabu (28/10/2026).

Bertindak selaku pembina upacara, Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII, Ferdinan Nurdin, menyampaikan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang menekankan pentingnya menjaga semangat persatuan, perjuangan, serta kecintaan terhadap tanah air di tengah perubahan zaman.

“Dari sambutan ini mengingatkan kita bahwa kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, perkembangan teknologi, maupun kekayaan yang dimiliki, tetapi juga oleh karakter, integritas, dan kepedulian sosial,” ungkapnya.

Karenanya , kemajuan bangsa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, perkembangan teknologi, maupun kekayaan yang dimiliki, tetapi juga dari kualitas karakter, integritas, dan kepedulian terhadap sesama.

“Pesan tersebut menegaskan bahwa kemajuan Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam kemampuan, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kepekaan terhadap lingkungan sekitarnya,” katanya.

Ada tiga karakter utama yang menjadi perhatian dalam sambutan tersebut, yakni patriotik, gigih, dan berempati. Sikap patriotik diwujudkan melalui kecintaan terhadap tanah air, tanggung jawab, dan pengabdian.

Karakter gigih tercermin dari ketangguhan menghadapi tantangan serta kemauan untuk terus berkarya. Sementara itu, empati menjadi landasan dalam membangun kepedulian sosial dan memperkuat semangat gotong royong.

Nilai-nilai tersebut juga relevan dengan pelaksanaan tugas di sektor penerbangan, yang menuntut integritas, profesionalisme, ketelitian, serta kolaborasi dalam memberikan pelayanan dan menjalankan tanggung jawab.

Semangat berkarya turut diwujudkan melalui penyerahan piagam penghargaan kepada para pemenang lomba video internal Otoritas Bandar Udara Wilayah VII.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan partisipasi pegawai dalam menghasilkan karya audiovisual. Selain menjadi ruang untuk menyalurkan ide, kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya budaya kreatif di lingkungan kerja.

Kreativitas menjadi salah satu cara untuk menerjemahkan semangat Sumpah Pemuda ke dalam kehidupan sehari-hari. Persatuan tidak hanya dibangun melalui kesamaan tujuan, tetapi juga melalui kesempatan untuk berkontribusi, menyampaikan gagasan, dan menghasilkan karya yang bermanfaat.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda oleh Otoritas Bandara Udara Wilayah VII kali ini juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan mata gratis melalui kerja sama dengan Optik Omega.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap kesehatan pegawai, khususnya mereka yang sehari-hari bekerja menggunakan perangkat digital, memeriksa dokumen, dan menjalankan aktivitas yang membutuhkan ketelitian visual.

Melalui layanan ini, pegawai diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan mata sebagai bagian dari upaya mendukung produktivitas. Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kepedulian dapat dimulai dari lingkungan kerja, melalui langkah sederhana yang memberikan manfaat langsung bagi orang lain.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di lingkungan Otoritas Bandar Udara Wilayah VII menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman bahwa nilai persatuan tidak berhenti pada ikrar sejarah.

Semangat tersebut perlu diwujudkan melalui pengabdian, profesionalisme, kreativitas, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari. Di lingkungan kerja, nilai-nilai itu tercermin dari kesediaan untuk berkolaborasi, bertanggung jawab, serta memberikan kontribusi terbaik sesuai tugas masing-masing.

"Semangat Sumpah Pemuda bukan hanya untuk dikenang, melainkan untuk diwujudkan melalui karya, kolaborasi, kepedulian, dan pengabdian nyata bagi bangsa," demikian pesan penutup yang Nurdin.  (sep/FN)

BagikanWhatsAppFacebookX