Bupati Kukar Ajak Generasi Muda Berkontribusi untuk Daerah pada Momentum HSP ke-98
Oleh Admin2 menit baca343 dibaca

KUKAR, POSKOTAKALTIMNEWS : Momentum Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 Tahun 2026 menjadi momentum bagi Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, untuk mengajak generasi muda mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah, mulai dari kegiatan kemasyarakatan hingga kepedulian terhadap lingkungan.
Ajakan tersebut disampaikan usai memimpin Upacara Peringatan HSP ke-98 Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Kukar, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan yang diikuti pelajar dan organisasi kepemudaan itu juga dirangkai dengan bakti sosial donor darah oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kukar.
Bupati Aulia berharap pemuda Kukar memiliki cita-cita tinggi dan menjadikan kemajuan daerah sebagai bagian dari semangat berkarya.
Menurutnya, generasi muda memiliki ruang luas untuk memberikan manfaat melalui berbagai aktivitas positif di tengah masyarakat.
“Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda kali ini, kita berharap dapat lebih membangun pemuda-pemudi yang ada di Kukar. Kami berharap mereka memiliki harapan dan impian yang tinggi untuk membangun daerah tercinta, Kabupaten Kukar,” ujarnya.
Ia mengajak generasi muda menjadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai landasan untuk terus berkarya dan mengambil bagian dalam mewujudkan masa depan Kukar yang lebih baik.
“Kita yakin dan percaya bahwa pemuda-pemudi di Kukar dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Kami juga yakin bahwa harapan besar agar para pemuda dapat membangun Kukar, baik hari ini maupun esok hari, bisa kita wujudkan bersama,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan upacara peringatan HSP ke-98 dilaksanakan sesuai edaran Menteri Pemuda dan Olahraga.
Meski berlangsung sederhana, kegiatan tersebut tetap mengedepankan kekhidmatan peringatan.
“Alhamdulillah, hari ini kami tetap melaksanakan kegiatan peringatan Hari Sumpah Pemuda sesuai dengan edaran Menteri Pemuda dan Olahraga, yakni melalui upacara. Meskipun dilaksanakan secara sederhana, hal tersebut tidak mengurangi kekhidmatan acara,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, peringatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat, motivasi, inovasi, daya juang, dan jiwa kepemimpinan generasi muda.
Berbagai tantangan yang dihadapi saat ini perlu dijadikan kesempatan bagi pemuda untuk menunjukkan kemampuan dan kepedulian mereka.
“Tentunya, tantangan yang dihadapi pemuda saat ini cukup berat. Ada berbagai persoalan dan tantangan lingkungan yang harus dihadapi. Hal ini menjadi ruang bagi pemuda untuk berkontribusi dan mengabdi kepada masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap generasi muda Kukar semakin peka terhadap persoalan lingkungan dan kondisi sosial di sekitarnya.
Kepedulian tersebut dinilai penting agar semangat kepemudaan dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar seremoni tahunan.
“Melalui semangat Sumpah Pemuda, kita berharap generasi muda semakin peduli terhadap lingkungan dan kondisi di sekitarnya,” pungkasnya. (Adv/Kriz)




