BMKG Pusat Akan Bantu Kaltim Pasang Alat WRS
Oleh Admin2 menit baca5.674 dibaca

SAMARINDA- Badan Meteorologi,
Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pusat, akan membantu Pemprov Kaltim
melalui Badan Pananggulan Bencana Daerah (BPBD) berupa pemasangan
alat Warning Receiver System (WRS) di sejumlah daerah
di Kaltim.
Kepala Pelaksana Tugas (Plt) BPBD Kaltim H Nazrin menjelaskan, rencana bantuan alat WRS disampaikan langsung Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG Pusat Bambang S, Prayitno. Dan didampingi Kepala Bidang Seismologi Teknik BMKG Pusat Dadang Permana, saat rapat kunjungan kerja ke Kaltim, dalam rangka survey kajian mikrozonasi gempa bumi kota besar tahun 2020, yang dilaksanakan di Ruang Ops Room BPBD Provinsi Kaltim, Selasa (28/1/2020) lalu.
Menurut Nazrin dalam kunjungan kerja dan rapat koordinasi bertujuan untuk mengetahui ataupun mengintefikasi tingkat kebencanaan di Kaltim, yang akan menjadi Ibu Kota Negara (IKN) yang baru, oleh karena itu BMKG Pusat perlu mendapat data survey dan kajian terkait dengan gempa bumi khususnya di kota-kota besar di seluruh itanah air termasuk Provinsi Kaltim.
“Kunjungan kerja jajaran BMKG Pusat ke Kaltim sifatnya kunjungan perkenalan dan bersilaturahmi dengan jajaran BPBD Kaltim termasuk kepala stasiun meteorologi Balikpapn, kepala geofisika Balikpapan, kepala stasiun meteorologi Samarinda , yang turut hadir dalam rapat tesebut, ” kata Nazrin, Kamis (30/1/2020).
Selain itu, lanjut Nazrin, BMKG Pusat bersama kementerian dan lembaga terkait sedang menyiapkan sitem monitoring gempa dan langkah-langkah mitigasi gempa bumi dan tsunami yang lebih mempuni untuk menjaga keselamatan masyarakat yang berkelanjutan.
“BMKG akan memperkuat sistem monitoring gemba bumi diseluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kaltim, akan memasang WRS sebagai alat sensor gempa bumi yang rencananya akan dipasang sebanyak 11 titik di daerah, yaitu di Kabupaten Berau, Kubar, Paser, Kukar PPU dan Kabupaten Kutim, termasuk di Pusdalops BPBD Kaltim,” kata Nazrin.
Adanya rencana bantuan alat WRS tersebut, lanjut Nazrin tentu Pemprov Kaltim memberikan apresiasi kepada BMKG pusat yang akan memasang alat peringatan, bila terjadi gempa bumi di beberapa daerah, dan alat tersebut tentu sangat membantu masyarakat yang berdomosili di wilayah pesisir.
“Alat WRS tersebut tidak saja mendeteksi gempa bumi, tetapi juga bisa mendeteksi bila terjadi kebakaran lahan, tanah longsor dan banjir. Oleh karena itu, akan kita laporkan kep Gubernur Kaltim untuk meminta persetujuannya dimana saja alat tersebut dipasang,” tandas Nazrin.(mar/poskotakaltimnews.com)



