2020, Bapenda Targetkan PKB Rp 1 Triliun
Oleh Admin2 menit baca5.659 dibaca

SAMARINDA-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)
Proinsi Kaltim tak pernah berhenti berinovasi
dan berkreasi dalam memberikan pe layanan kepada masyarakat. Demi
memudahkan para wajib pajak melaksanakan kewajiban membayarkan pajak. Oleh karena itu untuk tahun 2020 medatang Bapneda
targetkan Pajak Kendaraan
Bermotor (PKB) sebesar Rp 1 trliun.
Kepala Bapenda Kaltim Hj Ismiati mengatakan, selain target PKB sebesar Rp 1 triliuan, Bapenda juga menargetkan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Rp.1 triliun, dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Beromotor (PBBKB) Rp.3 triliun .
“Apa yang kita targetkan tersebut, sesuai realisasi penerimaan PKB untuk tahun 2019 sudah surplus, apalagi masyarakat sangat dipermudah dengan pelayanan Sistem Informasi Monitoring Pajak Kendaraan Bermotor ( Simpator ) yang sudah mendapatkan pengakuan dan penghargaan dari pemerintah pusat,” kata Ismiati belum lama ini.
Bapenda Prov. Kaltim menyediakan 9 Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Induk dan Samsat Pembantu yang tersebar di Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Timur (Kutim), Kutai Barat (Kubar), Bontang, Paser, Penajam Paser Utara (PPU), dan Berau.
“ Selain itu juga tersedia Samsat Drive Thru yang hadir di wilayah Samarinda, Balikpapan, dan PPU. Tak sampai di situ, terdapat pula layanan Samsat Bus yang tersedia di Samarinda, Balikpapan, Kubar, dan PPU,” tandasnya.
Memanfaatkan kecanggihan teknologi, lanjut Ismiati, Bapenda juga melakukan terobosan dengan menghadirkan e-Samsat, dengan menggandeng pihak perbankan dan BUMN untuk memberikan jasa kepada masyarakat.
“ Layanan e-Samsat Bapenda Kaltim telah bekerja sama dengan Bankaltimtara, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Central Asia (BCA), Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara (BTN), PT Pos Indonesia (Persero), dan terbaru PT Pegadaian (Persero),” kata Ismiati.
Menyadari tantangan geografis Kaltim yang begitu luas, Bapenda juga menghadirkan layanan Samsat yang membantu masyarakat hingga di wilayah pelosok. Di antaranya Samsat Desa, Samsat Terapung, dan Samsat Jelajah. Samsat Desa tersedia di Kukar, Bontang, dan Paser. Samsat Jelajah terdapat di Kukar dan Kutim. Sementara itu, Samsat Terapung terdapat di Kubar.
“ Terobosan yang kita lakukan tersebut, tidak lain untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, sehingga tidak ada lagi alasan masyarakat untuk tidak membayar pajak kendaraannya, “ tegas Ismiati.(mar/poskotakaltimnews.com)



