Bapenda Eksis LakukanTerobosan Pelayanan Penerimaan PAD
Oleh Admin1 menit baca5.151 dibaca

SAMARINDA-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kaltim terus eksis dan berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dengan terus melakukan terobosan dan inovasi untuk mempermudah pembayaran pajak, khususnya pajak kendaraan bermotor.
Kepala Bapenda Provinsi Kaltim Hj Ismiati mengatakan berbagai terobosan dilakukan untuk mempermudah pembayaran pajak daerah, yang terdiri dari lima komponen yaitu pajak kendaraan bermotor, pajak bea balik nama kendaraan bermotor, pajak bahan kendaraan bermotor, pajak air permukaan dan pajak rokok. Dan khususnya untuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dengan turus membuka pelayanan-pelayanan baik di desa-desa sampai di wilayah perbatasan.
"Banyak pasilitas yang telah dipersiapkan untuk memudahkan masyarakat membayar pajak, seperti baru-baru ini telah meresmikan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) penuh di Samarinda Seberang, sebagai upaya dalam memudahkan masyarakat membayar PKBnya untuk 5 tahunan,” kata Ismianti.
Ditambahkan, dalam waktu dekat ini, juga akan meresmikan Samsat di Samboja, kemudian tahun 2020 mendatang, Bapenda juga akan membangun Samsat di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) dan di Kabupaten Kutai Kartanegara tepatnya di Kecamatan Tenggarong Seberang.
" Upaya inovasi dan terobosan dalam memberikan kemudahan kepada wajib pajak, sehingga diharapkan masyarakat semakin mudah dalam membayar pajak, khususnya PKBnya,”tandasnya.
Sebelumnya, lanjut Ismiati, Bapenda Kaltim telah bekerjsama dengan BanKaltimtara , dimana ada pelayanan bank disitu juga bisa dilakukan pebayaran PKB, khusunsya di daerah-daerah terpencil sampai daerah perbatasan, dimana ada layanan Bank Kaltimtara, kita mencoba membuka layanan (Samsat) Payment Point, bukan bankaltimtra serta bebera pihak perbankan lainnya, termasuk kerjasama Kantor pos, dalam rangka untuk memberikan kemudahan masyarakat untuk membayar PKB.
“ Pada intinya, inovasi dan terobosan yang kita lakukan tidak lain untuk memudahkan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, sehingga masyarakat bisa termotivasi untuk membayar pajak kendarannya, dan itu kita harapkan dapat berimbas pada peningkatan pendapatan kita,” tegas Ismiati.(mar/poskotakaltimnews.com)



