Buka Gebyar Taat Pajak 2019, Isran: Pungutan Pajak Dapat Harus Meningkat
Oleh Admin2 menit baca5.328 dibaca

SAMARINDA- Gubernur Kaltim H Isran Noor mengharapkan terobosan dan inovasi yang dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bependa) Provinsi Kaltim, dalam mendekatkan pelayanan kepada wajib pajak di seluruh wilayah Kaltim, dapat terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya pengutan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
“Dengan kegiatan Gebyar Taat Pajak dengan undian tabungan bagi masyarakat taat pajak Kendaraan Bermotor (PKB), kita harapkan PAD Kaltim semakin meningkat , khususnya dari sektor PKB seperti tahun-tahun sebelumnya ,” kata Isran Noor saat membuka Gebyar Taat Pajak dengan undian tabungan, di Atrium Bigmall Samarinda, Rabu (20/11/2019).
Isran menambahkan, kondisi saat ini PAD Kaltim terus mengalami peningkatn dari tahun ke tahun, lonjakan positif mulai terlihat tahun 2016, dimana reaslisasi mencapai Rp.4,02 triliun dari target Rp.3,92 triliun. Tahun 2017 mencapai Rp.4,58 triliun dari target Rp.4,16 triliun . Kemudian tahun 2018 meningkat sebesar Rp.5,75 triliun dari target Rp.5,12 triliun.
Melalui Gebyar Taat Pajak ini, Isran Noor mengharapkan kepada Bapenda Kaltim selaku koordinator pelaksanaan pemungutan pajak, dapat terus berinovasi meningkatkan pelayanan pembayaran pajak di masing-masing daerah, serta terus mensosialisasikan kepada masyarakat akan pentingnya taat membayar pajak.
“ Selain itu, dengan Gabyar Taat Pajak , kita juga mengharapkan kepada seluruh masyarakat Kaltim khususnya para para wajib pajak, kesadaran akan membayar pajak kendaraannya semakin meningkat, karena secara nasional lebih 75 persen pendapatan negara dan daerah berasal dari pajak, sehingga penyelenggaraan kegiatan ini , dapat berimbas PAD Kaltim dapat terus meningkat,” kata Isran Noor.
Sementara Kapala Bapenda Kaltim Hj Ismiati dalam laporannya mengatakan pemberian undian tabungan sebesar Rp.1, 2 miliar untuk 89 bagi masyarakat taat PKB tiga tahun berturut tanpa denda, dari jumlah tersebut masing-masing mendapatkan Rp.12.5 00.0000, serta dua hadiah umroh.
“ Pencabutan undian tabungan akan kita berikan berdasarkan sitem komputerisasi yang telah diidentifikasi berdasarkan data wajib pajak yang berjumlah kurang lebih 2,5 juta se Kaltim. Kegiatan gebyar taat pajak ini, kita harapkan dapat memotivasi serta memberikan rewards bagi masyarakat yang taat pembayaran pajak tepat waktu,” kata Ismiati.
Dalam acara tersebut Gubernur Kaltim H Isran Noor dan Wakil Gubernur Klatim H Hadi Mulyadi berkesempatan menekan keyboard laktop untuk mencari pemenang umroh, yang diraih dari masyarakat dari Kota Bangun Kabupaten Kutai kartenagara (Kukar) dan Kota Balikpapan.
Tampak hadir Kepala Perwakilan BI Kaltim, kepala OJK Kaltim, Pimpinan perbankan, bupati/walikota, ketua dan anggota DPRD Kabupaten/kota, kepala perangkat daerah dan Biro dilingkup Pemprov Kaltim, kepala instansi pertikal, tokoh masyarakat, tokoh agama , para camat dan lurah serta undangan wajib pajak.(mar/poskotakaltimnews.com)




