Buka Rakor Program Inovasi Desa 2019, Sa’bani: Desa Harus Bisa Menciptakan Inovasi Baru
Oleh Admin2 menit baca4.972 dibaca

SAMARINDA-Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim HM Sa’bani mengharapkan kepada desa-desa yang ada di kabupaten, kiranya bisa menciptakan inovasi baru, khususnya ekonomi kreatif, sehingga desa tersebut bisa maju dan berkembang.
“Desa-desa yang ada, kiranya bisa menciptakan inovasi baru, dengan bekerjsama dengan badan usaha milik desa, maupun mitra lainnya, dan apabila itu dilakukan setiap satu semester saja, maka desa yang bersangkutan dipastikan akan cepat maju dan berkembang, dan berimbas pada provinsi Kaltim juga akan maju. 50 persen saja desa yang melaksanakan inovasi ekonomi kreatif, maka kita bisa mensejajarkan diri dengan desa yang ada di pulau jawa,” kata Sa’bani saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Program Inovasi Desa (PID) tahun 2019, yang digelar di Hotel Harris Samarinda, Selasa (12/11/2019).
Sa’bani menambahkan, kepala Desa yang diberi kesempatan mengurus rakyat juga dituntut untuk memikat hati rakyat melalui program yang inovatif, tapi harus fokus dan bermanfaat bagi orang banyak. Untuk itu, kepada Kepala Desa untuk fokus dalam membuat inovasi di desanya dan harus bermanfaat bagi orang banyak. Salah satu inovasi yang dikembangkan harus sesuai potensi yang dimiliki , termasuk dalam upaya pengembangan sektor pariwisata .
“Disinilah peran pendamping desa untuk membantu kepala desa bagaimana caranya untuk menciptakan inovasi baru, khususnya inovasi kreatif sesuai dengan potensi sumber daya alam yang dimiliki, termasuk program pengembangan kewirausahaan, peningkatan kualitas sumberdaya manusia (SDM), dan pemenuhan kebutuhan infrastruktur pedesaan.” tandasnya.
Sa’bani meng inginkan setiap desa dapat menjadi desa mandiri melalui PID. Karena melalui Program tersebut bisa menjadi fasilitator untuk merangsang masyarakat desa agar kreativitas. Termasuk membentuk inovasi-inovasi baru bagaimana menggunakan dana desa dengan ide-ide sederhana yang produktif dan bisa menghasilkan. Dia juga meminta agar anggaran dana desa bisa digunakan lebih baik lagi, dan laporannya juga lebih maksimal, tanpa kesalahan. Sehingga tidak ada yang terjerat hukum.
"Kepala desa harus memiliki pemikiran yang cerdas agar terciptanya inovasi yang baik untuk kemajuan dan perkembangan desanya,” kata Sa’bani
Kepala DPMPD Kaltim HM Jauhar Effendi diwakili Kasi Pembangunan Desa DPMPD Drs Elvis dalam laporannya antara lain, mengatakan tujuan Rakor PID tahun 2019 adalah melakukan pembinaan dan pengendalian terhadap pelaksanaan PID , dan meningkatkan kapasitas SDM pelaksana PID di Kaltim .
“Termasuk merumuskan permasalahan-permasalan yang muncul terhadap PID , serta melakukan evaluasi terhadap penggunaan dana desa dan penyaluran dana operasi kegiatan bantuan pemerintah,” kata Elvis. (mar/poskotakaltimnews.com)



