Rabu, 28 Oktober 2026
Poskotakaltimnews.com
Iklan
DPMD KUKARAdvertorial

DPMD Kukar Rutin Gelar Skrining Kesehatan, Fokus Pada Deteksi Dini Penyakit Pegawai

Oleh Admin2 menit baca1.062 dibaca

DPMD Kukar Rutin Gelar Skrining Kesehatan, Fokus Pada Deteksi Dini Penyakit Pegawai
BagikanWhatsAppFacebookX

Kegiatan Skrining Kesehatan di DPMD Kukar yang berlangsung pada 8 September 2025 lalu. (pic:ist)

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Tidak hanya mendorong para Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun para staf untuk berkomitmen pada pekerjaan. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menunjukkan perhatian terhadap kesehatan para pegawainya.

Belum lama ini DPMD Kukar  menggelar skrining kesehatan yang  bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kukar melalui Puskesmas Rapak Mahang. Kegiatan pemeriksaan Kesehatan tersebut dilaksanakan di lobi kantor DPMD Kukar pada 8 September 2025 lalu.

Kepala DPMD Kukar, Arianto, menjelaskan bahwa skrining kesehatan menjadi bagian penting untuk mendeteksi secara dini potensi penyakit tidak menular. Menurutnya, pegawai yang bekerja di lingkungan perkantoran kerap menghadapi risiko gangguan kesehatan akibat pola hidup kurang teratur.

“Kami ingin memastikan pegawai mengetahui kondisi kesehatannya sejak awal. Dengan begitu, pencegahan dapat dilakukan lebih cepat sebelum penyakit berkembang,” ujar Arianto.

Lebih lanjut Arianto menyebut dalam pemeriksaan ini puluhan pegawai mengikuti pengecekan kondisi kesehatan yang mencakup tekanan darah, gula darah, hingga kadar asam urat.

Ia menambahkan, kerja sama dengan Dinas Kesehatan telah berjalan sejak tahun lalu. Jadwal pemeriksaan ditentukan oleh Dinkes, sedangkan pihak DPMD bertugas menyiapkan sarana dan mengoordinasikan kehadiran pegawai.

“Begitu ada jadwal, kami segera menyiapkan tempat dan mengatur pegawai agar tertib mengikuti pemeriksaan,” jelasnya.

Menurut Arianto, program ini tidak hanya menyasar DPMD, tetapi juga dilaksanakan di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. Langkah ini diharapkan dapat memastikan seluruh aparatur di Kukar tetap sehat, sehingga pelayanan publik dapat berjalan optimal.

“Selain pemeriksaan fisik, pegawai juga mendapat edukasi tentang pola hidup sehat, seperti menjaga pola makan, olahraga teratur, serta menghindari stres berlebih. Edukasi ini menjadi bekal penting agar ASN mampu menjaga kesehatan secara mandiri di luar lingkungan kerja,” terang Arianto.

Arianto menilai, pegawai yang sehat adalah modal utama untuk meningkatkan kualitas kinerja instansi. Karena itu, perhatian terhadap kesehatan sumber daya manusia akan berdampak langsung pada mutu pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

“Pegawai yang bugar tentu bisa bekerja lebih maksimal. Kami berharap kegiatan ini menjadi budaya rutin yang tidak hanya menjaga kesehatan, tetapi juga meningkatkan kesadaran ASN akan pentingnya pola hidup sehat,” pungkasnya. (Adv/Tan)

BagikanWhatsAppFacebookX