Paskibra SMKN 5 dan Paduan Suara SMPN 1 Kecamatan Segah Tampil Sukses di Hari Kemerdekaan
Oleh Admin2 menit baca876 dibaca

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kecamatan Segah sukses melaksanakan tugas pengibaran bendera Merah Putih pada Upacara peringatan Hari Kemerdekaan yang berlangsung Minggu (17/8/2025).
Salah satu pelatih Paskibraka Segah, Aipda M. Manurung, mengaku terharu melihat perkembangan para siswa sejak awal seleksi hingga pelaksanaan. Semua ini tidak terlepas dari latihan intensif yang dilaksanakan selama tiga minggu penuh.
“Awalnya banyak yang tidak tahu baris-berbaris, tapi setelah latihan mereka bisa menguasai PBB dengan baik. Meski sering melakukan kesalahan saat latihan, akhirnya mereka berhasil mengibarkan bendera dengan sempurna,” ujarnya.
Paskibraka Segah tahun ini seluruhnya berasal dari SMK Negeri 5 Berau. Latihan dilaksanakan setiap hari, dua kali sehari, selama tiga minggu penuh. Manurung menuturkan, meski sempat ada anggota yang hampir mengundurkan diri karena merasa tidak mampu, berkat motivasi akhirnya mereka tetap bertahan hingga hari pelaksanaan.
Pengibar bendera
tahun ini adalah Azri bersama rekan-rekannya, sementara pembawa baki
dipercayakan kepada Okta. “Saya bersyukur mereka bisa menunaikan tugas dengan
baik. Semoga penurunan bendera nanti juga berjalan lancar,” tambah Manurung.
Ia berharap semangat Paskibraka dapat menjadi teladan bagi generasi muda dalam mengisi kemerdekaan. “Mari kita rayakan kemerdekaan dengan penuh semangat, dan bersama-sama memajukan bangsa ke arah yang lebih baik,” pesannya.
Di upacara peringatan Hari Kemerdekaan tersebut tidak hanya kelompok Paskibraka SMKN 5 saja yang tampil sukses, namun kelompok Paduan Suara SMPN 1 Segah juga mampu tampil bagus dan mampu memberikan warga kemeriahan HUT ke-80 RI. Dibina langsung oleh Apfia John, kelompok paduan suara ini menampilkan beberapa lagu Nasional.
Apfia menjelaskan, awalnya pihak Kecamatan hanya meminta satu lagu. Namun, Ia berinisiatif menambah jumlah lagu agar penampilan lebih maksimal. “Puji Tuhan, meski persiapan hanya sekitar dua minggu, anak-anak bisa membawakan lagu dengan baik,” ujarnya.
Menurut pengakuannya, latihan rutin dilakukan selama beberapa minggu di sekolah, dengan dukungan Kepala Sekolah yang memberikan waktu khusus. Pihak Kecamatan juga mengeluarkan surat dispensasi agar para siswa dapat fokus berlatih. Peserta paduan suara terdiri dari perwakilan Kelas VII, VIII, dan IX.
Meski menghadapi kendala, terutama karena anak-anak tidak terbiasa menyanyikan lagu nasional, semangat mereka tetap tinggi. “Kami tekankan bahwa mereka harus bisa. Supaya lebih mudah, kami bagikan lirik dan link lagu di YouTube untuk dipelajari,” tambah Apfia.
Apfia berharap momentum HUT RI ke-80 dapat menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan generasi muda. “Harapannya Indonesia tetap maju, semangat, dan merdeka,” ujarnya. (sep/FN)



