Rabu, 28 Oktober 2026
Poskotakaltimnews.com
Iklan
Diskominfo KukarAdvertorial

Pembangunan Gedung Unikarta di Tenggarong Seberang Masih Dalam Kajian, Sekda Kukar : Status Lahan Kepemilikan Masuk BPKAD

Oleh Admin1 menit baca1.663 dibaca

Pembangunan Gedung Unikarta di Tenggarong Seberang Masih Dalam Kajian, Sekda Kukar : Status Lahan Kepemilikan Masuk BPKAD
BagikanWhatsAppFacebookX

Bangunan Kampus Unikarta di Tenggarong Seberang. (pic:Tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Bangunan Kampus Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) yang berada di Jalan Jalur KM 3, Tenggarong Seberang, kembali menjadi sorotan publik usai ramai dibicarakan di media sosial.

Kondisinya bangunan yang terbengkalai, bahkan kondisinya kini tertutupi semak belukar, tak kunjung difungsikan memicu pertanyaan masyarakat terkait kelanjutan proyek pendidikan tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara, Sunggono, angkat bicara terkait keberlanjutan pembangunan gedung Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) ini.

Saat dikonfirmasi Poskotakaltimnews pada Senin (28/07/2025), Sunggono mengungkapkan bahwa pihak pemerintah daerah telah melakukan peninjauan bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kukar.

Sunggono mengatakan pemerintah saat ini tengah mempertimbangkan rencana optimalisasi fungsi gedung tersebut.  Namun, prosesnya memerlukan waktu dan kesabaran dari berbagai pihak, mengingat masih terdapat sejumlah hal teknis yang harus diselesaikan, termasuk soal status kepemilikan lahan yang saat ini tercatat di BPKAD.

"Ada rencana kita mau optimalisasi fungsinya, tapi dalam perjalanannya perlu kesabaran,” ungkap Sunggono saat diwawancarai media ini usai acara pelantikan jabatan fungsional di MPP.

Terkait status lahan Sunggono menyebut status kepemilikan lahannya masuk di BPKAD dan itu perlu dikaji lebih lanjut.

Ia menambahkan, Pemkab Kukar berupaya agar aset daerah, termasuk gedung Unikarta ini, dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Namun, pihaknya juga ingin memastikan segala aspek telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku sebelum mengambil langkah lebih lanjut, sehingga diperlukannya kajian secara komperhensif. (Adv/Tan)

BagikanWhatsAppFacebookX