Bupati Edi Damansyah Resmikan 3 Posyandu di Kecamatan Sebulu
Oleh Admin3 menit baca1.196 dibaca

(Peresmian Posyandu Kenanga Desa Sebulu Ilir/pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah meresmikan tiga Posyandu di wilayah Kecamatan Sebulu sebagai bagian dari program revitalisasi layanan dasar di tingkat desa.
Posyandu yang diresmikan pada Selasa (13/05/2025) yaknia Posyandu Melati Ungu dan Posyandu Kenangan di Desa Sebulu Ilir, serta Posyandu Anggrek Kuning di Desa Sebulu Ulu.
Dalam sesi diskusi bersama para kader Posyandu dan jajaranya, Bupati Kukar Edi Damansyah menegaskan bahwa peresmian ini bukan sekadar seremonial.
Melainkan wujud nyata komitmen Pemkab Kukar dalam meningkatkan layanan kesehatan ibu dan anak serta mempercepat upaya penanganan stunting.
“Revitalisasi Posyandu ini bukan hanya membangun fisik bangunannya, tapi juga penguatan kader, pemberian bantuan sarana dan prasarana, hingga pelatihan yang berkelanjutan. Kami ingin Posyandu menjadi pusat edukasi kesehatan keluarga di tingkat desa,” ujar Edi.
Usai berdialog bersama para kader Posyandu. Kepada awak media Edi mengatakan Posyandu Melati Ungu dan Posyandu Kenangan di Desa Sebulu Ilir kini hadir dengan bangunan yang lebih layak, fasilitas yang memadai, serta timbangan digital sebagai bagian dari modernisasi alat pemantauan tumbuh kembang balita.
Begitu pula dengan Posyandu Anggrek Kuning di Desa Sebulu Ulu yang mendapat dukungan penuh baik secara infrastruktur maupun operasional.
“Kami berharap ketiga Posyandu ini dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam hal pengelolaan dan pelayanan. Fasilitas sudah tersedia, sekarang tinggal bagaimana kita semua menjaga dan memanfaatkannya secara optimal,” jelas Edi
Edi juga menyampaikan bahwa program revitalisasi Posyandu terintegrasi dengan bantuan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) yang akan diberikan secara rutin sejak Juli hingga September 2024 lalu.
Selain itu, dukungan operasional dan insentif bagi kader juga sedang dalam tahap penghitungan untuk peningkatan.
Edi juga menyampaikan dari intervensi stunting yang dilakukan Kukar, selama ini Kukar menjadi penyumbang penurunan angka stunting tertinggi di Provinsi Kalimantan Timur karena intervensi dari hulu yang terukur.
Lebih lanjut, Bupati Kukar ini juga menekankan pentingnya menjaga 1000 hari kehidupan. Yakni 270 hari masa dalam kandungan dan 730 hari masa tumbuh kembang anak.
“Upaya kita harus menyentuh semua lini. Dari sosialisasi pernikahan usia ideal, peran aktif RT dalam menyampaikan informasi, hingga inovasi dari para kepala desa. Semua harus bergerak bersama,” tegasnya.
Edi juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan dasar, bukan hanya di bidang kesehatan, tetapi juga dalam mendorong kesejahteraan keluarga desa.
“Posyandu adalah jantung pelayanan masyarakat desa. Kalau ini dikelola dengan baik, maka generasi yang kita hasilkan pun akan lebih sehat, cerdas, dan berkualitas,” pungkasnya.
Sementara itu Kepala Desa Sebulu Ilir, Chandra Wijaya, menyampaikan rasa syukurnya dan ucapan terimakasih atas perhatian Bupati Kukar terhadap layanan dasar di desanya, khususnya dengan diresmikannya Posyandu Melati Ungu dan Posyandu Kenangan.
Menurutnya hal ini menjadi motivasi besar bagi para kader Posyandu di tingkat desa Sebulu Ilir untuk terus berbenah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama ibu hamil, balita, dan lansia.
Chandra menilai revitalisasi ini bukan hanya membangun gedung, tetapi membangun semangat baru kader dan masyarakat.
“ Kami melihat langsung bagaimana fasilitas menjadi lebih layak, alat kesehatan lebih modern, dan kader-kader kami juga mendapatkan pelatihan. Semua ini sangat mendukung program percepatan penanganan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan keluarga,” katanya.
Chandra juga mengungkapkan pemerintahan desa Sebulu Ilir berkomitmen untuk terus bersinergi dengan seluruh elemen, baik kader, tenaga kesehatan, maupun masyarakat, agar keberadaan Posyandu ini benar-benar dirasakan manfaatnya.
Pada kesempatan yang sama Ketua Kader Posyandu Melati Ungu, Leni, juga turut menyampaikan rasa syukurnya.
“Kami para kader sangat bersyukur atas perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kukar, khususnya Bapak Bupati Edi Damansyah, yang telah meresmikan Posyandu Melati Ungu ini. Dulu kami masih sangat terbatas, baik dari sisi fasilitas maupun sarana pendukung. Sekarang, alhamdulillah, sudah jauh lebih layak dan lengkap.” ungkapnya.
Leni mengatakan dengan adanya peralatan dan tempat yang representatif ini, pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada ibu hamil, balita, dan lansia.
“Kami juga merasa lebih percaya diri karena mendapatkan pelatihan dan pembinaan langsung dari dinas terkait. Pastinya Posyandu Melati Ungu bisa terus berkembang dan menjadi pusat layanan kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Sebulu Ilir,” tutupnya. (TAN/ADVDPMDKUKAR)




