Masih Ada Antrean di SPBU Dan Masih Tingginya Harga Eceran Dewan Minta Bisa Mendapat perhatian Pemkab Berau
Oleh Admin1 menit baca1.668 dibaca

POSKOTAKALTIMNEWS,
BERAU : Masih
adanya antrean di SPBU
di Kabupaten Berau, mendapat perhatian Anggota DPRD Berau Dedy Okto
Nooryanto. Menurutnya kondisi itu sangat disayangkan sekali, seharusnya bisa
mendapat perhatian dari Pemkab Berau, khususnya SKPD terkait bisa gerak cepat
melakukan penanganan di lapangan.
“Mungkin Pjs Bupati Berau Sufian Agus dapat menyampaikan kepada OPD-OPD terkait untuk mengambil langkah penanganan di lapangan,” jelas Dedi Okto kepada awak media di Kantor Dewan Jalan gatot Subroto Kelurahan Bedungun baru-baru ini.
Menjawab pertanyaan awak Media menduga kondisi adanya antrean itu didukung terkait adanya pembatasan pengisian di semua SPBU di Bumi Batiwakkal. Dijawab Dedi Okto seharusnya tidak demikian adanya.
“Jadi begini sebenarnya ini kan peraturan di SPBU harusnya tidak ada aturan seperti itu. Sebenarnya yang dilarang itu mengisi jerigen itu yang ditertibkan subsidi jangan sampai jerigen, tangki-tangki besar, kalau bisa diutamakan masyarakat yang betul- betul membutuhkan,” jelas Dedi Okto.
Kontrol penanganan dari OPD terkait juga tambah Dedi Okto ,juga diharapkan turut aktif mengontrol dan mensosialisasikan lebih rill ke masyarakat terkait adanya penurunan semua harga jenis BBM. Menyesuaikan harga BBM di wilayah Kaltim per Oktober 2024 sesuai keputusan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No.245.K/MG.011/MEM/2022.
Seharusnya juga diiringi turun harganya harga eceran di pasaran , tapi informasi diterima di lapangan harga eceran di lapangan masih tinggi, kasihan kan masyarakat membutuhkan tetap mendapatkan harga jual tinggi kendatipun harga BBM sudah turun di SPBU.
“Harapan kami ini juga bisa disikapi segera, benarkah info harga eceran BBM di pasaran masih tinggi, agar bisa segera disikapi. Jangan dibiarkan berlarut-larut kasihan masyarakat yang kena imbasnya,” tuturnya lagi. (sep/FN/Advertorial)




