H Liliansyah dan Elita Herlina Jabat Pimpinan Sementara DPRD Berau
Oleh Admin2 menit baca2.294 dibaca

Penyerahan jabatan pimpinan lama ke pimpinan sementara.
POSKOTAKALTIMNEWS,
BERAU : Setelah selesai acara pelantikan
30 Anggota Dewa periode 2024-2029, langsung dilakukan pengangkatan Pimpinan
Sementara DPRD Kabupaten Berau. Melalui hasil keputusan yang bacakan
Sekretaris Dewan (Sekwan), Abdurrahman U, Ketua Sementara dijabat H Liliansyah
dari Partai Nasdem dan Elita Herlina dari Partai Golkar sebagai Wakil Ketua
Sementara.
Usai dibacakannya hasil keputusan pengangkatan Pimpinan Sementara, dilanjutkan dengan serah terima jabatan Pimpinan Ketua DPRD Berau periode 2019-2024, Madri Pani, Wakil Ketua H Syarifatul Syadiah dan Wakil Ketua H Ahmad Rifai ke Pimpinan Sementara.
Perdana ngantor, Pimpinan Sementara H Liliansyah dan Elita Herlina, Selasa (20/8/2024) langsung mengelar rapat bersama Sekretariat DPRD Berau. Dalam penjelasannya, Elita Herlina menyampaikan sesuai ketentuan tugas pimpinan sementara tidak lain memimpin rapat, termasuk membuat Tata Tertib (Tatib).
“Tahap awal ini urgen harus cepat
kami direalisasikan, tidak lain segera membentuk Fraksi. Hal ini perlu karena dalam membentuk Tatib diperlukan keterwakilan semua Fraksi dalam memberikan
suaranya,” jelas Elita usai melaksanakan rapat di Kantor Dewan Jalan Gatot
Subroto.
Setelah pertemua perdana tadi tambah Elita Herlina, langsung menyurati semua Partai yang duduk di DPRD Berau. “Diperkirakan dalam minggu ini juga bila sudah ada balasan dari semua Partai maka penetapan Fraksi bisa direalisasikan secepatnya,” tambahnya.
Terkait dengan jumlah Fraksi nantinya, bisa sama dengan periode 2019-2024 yakni 7 Fraksi atau bisa juga bertambah. Namun Elita Herlina belum bisa memastikan, karena sesuai ketentuan setiap Fraksi harus beranggotakan 3 orang.
Melihat formasi Partai yang duduk di DPRD Berau yang bisa membentuk Fraksi sendiri antara lain Partai Nasdem 5 orang, Partai Golkar 4 orang, Partai Gerindra 4 orang, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 4 orang, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 4 orang, dan Partai Hanura 3 orang.
Sementara lainnya Partai Demokrat 2 orang, PDI Perjuangan 2 orang, PKB 1 orang dan Partai Perindo 1 orang. (sep/FN/Advetorial)




