Gubernur: Tiada Hari Tanpa Solidaritas
Oleh Admin1 menit baca5.299 dibaca

SAMARINDA-Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak
mengatakan Pemprov Kaltim telah bertekad untuk menghapuskan angka kemiskinan di
Kaltim, oleh karena itu perlu dukungan dan sinergitas seluruh kepentingan dalam merealisasikannya.
"Penghapusan angka kemiskinan dimanapun khususnya di Kaltim, bukan tanggungjawab semata pemerintah, tetapi perlu keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, swasta serta masyarakat, semua harus mendukung dan terlibat serta dapat berpartisipasi terhadap program kemiskinan, dan pada intinya tiada hari tanpa solidaritas," kata Awang Faroek Ishak usai menyantuni 2 ribu anak yatim piatu di Pendopo Lamin Etam, beberapa hari lalu.
Dikatakan, komitmen pemprov Kaltim dalam mensejahterakan masyarakat terus dilakukan dengan program-program yang dilakukan oleh masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov Kaltim maupun kabupaten/kota, termasuk partsisipasi dari pihak swasta khususnya perusahaan baik sektor Migas, perhutanan, pertambangan maupun sektor perkebunan melalui bantuan corperate social respnbility (CSR).
"Melalui CSR perusahaan, kita harapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya disekitar perusahaan beroperasi, dengan begitu berimbas pada penurunan tingkat kemiskinan, dimana presentase angka kemiskinan di Kaltim sekarang ini tinggal 6,06 persen sudah jauh dibawah rata-rata nasional," paparnya
Selain melalui berbagai program untuk mengentaskan kemiskinan kata Awang Faroek, Pemprov Kaltim juga terus berupaya membenahi infrastruktur dasar masyarakat, baik itu untuk pembangunan jalan dan jembatan, pemenuhan kabutuhan air bersih, penyediaan listrik dan jaringan telekomunikasi.
" Sehingga dengan penyediaan kebutuhan dasar masyarakat tersebut khususnya daerah pedalaman dan perbatasan dan meningkatkatn perekonomian yang tentunya berimbas pula pada penurunan angka kemiskinan," kata Awang Faroek.
Kedepan kata Awang Faroek, Kaltim tidak bisa lagi mengandalkan kepada sumber daya alam, tetapi harus mengandalkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia
yang mempunyai aklak yang mulia.
" Dengan beasiswa Kaltim Cemerlang, kita telah mempersiapkan sumber daya manusia yang handal dan terampil, sehingga pasca habisnya sumber daya alam Kaltim tetap mampu bertahan dan bangkit dengan berbagai sumber daya manusia yang berkulitas," kata Awang Faroek.(mar/poskotakaltimnews.com)



